Dear Gitabaliners,
Untuk mendengarkan streaming radio Gitabali.com,
Untuk mendengarkan streaming radio Gitabali.com,
silakan gunakan salah satu player di bawah:



Itunes Winamp Real Player VLC
Dengan streaming stereo, Khusus bagi yang menggunakan Windows Media Player, silahkan install plugin tambahan: AAC+ plugin



Itunes Winamp Real Player VLC
Dengan streaming stereo, Khusus bagi yang menggunakan Windows Media Player, silahkan install plugin tambahan: AAC+ plugin

Iseng-Isengan Manyurat
June 22nd, 2009 | posted by Tut Nata
Kok blog gitabali sepi? Takut nulis, ga bisa menulis, sing juari nulis atau bingung mau nulis apa? Apapun alasan itu, saat ngetik tulisan ini saya ga tahu mau nulis apa juga. Intinya hanya mau nulis biar ada isi di blog gitabali sambil chat sama bli Rah Tut dan bli De Budhi di YM. Itu saja, sederhana sekali.
Ga usah tegang-tegang buat membaca tulisan ini, apalagi jidat sampai mengkerut buat menulis sesuatu di bognya gitabali.com atau malah ada yang gengsi nanti diejek sama yang lain isi tulisannya. Santai saja, biasanya penonton lebih pintar dari pemainnya. Jadi ga usah diambil hati. "Write as it is", begitu nasehat seorang sahabat suatu saat ketika saya mau belajar menulis sesuatu. Maklum setelah beberapa kali menulis, sering ga jadi-jadi alias gagal total. Penyebabnya? Saya terlalu serius dan terlalu banyak uneg-uneg berseliweran di otak yang ujung-ujungnya mengalami distorsi di kepala sendiri.
Dengan menuliskan sedikit tentang ajakan menulis, saya tekankan dan katakan hal yang sama seperti apa yang dikatakan Robin Sharma, "I'm not a Guru". Yup, saya ga bermaksud mengajari bagaimana cara menulis, karena saya bukan guru, tapi lagi belajar menulis. Makanya kalau ada yang mau ikut, ayo belajar bareng biar saya ga sendirian hehehe.... Sambil nulis, blognya Gitabali juga ga kesepian. "Ikut belajar satu pak Made", itu yang saya barusan bilang sama pak Made Adnyana, seorang wartawan dan pendiri BM2 (Bali Music Magazine) juga dosen yang mengajar "Teknik Public Relations, advertising dan Jurnalistik" di sebuah kampus di Bali.
Kalau saya menulis baik di blog pribadi yang dipublikasi maupun di buku pribadi (dimana isinya hanya saya saja yg boleh tahu hahaha), tujuannya sederhana: ingin berbagi pengalaman dan cerita hidup sekaligus sebagai introspeksi diri. Bayangkan saat diri mencak-mencak dan marah besar, ingin ngelabrak orang, lagi bijaksana atau lagi senang atau pas ketemu orang yang dicintai, ditulis seperti apa apa adanya (as it is). Kemudian saat tenang dan ada waktu beberapa hari/minggu kemudian kita baca ulang. Buat saya, itu adalah sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan. Bisa bikin geleng-geleng kepala dan kadang tertawa sendiri. Gila??? Tertawa pada diri sendiri memberi pelajaran berharga buat saya yakni ga ada yang disakiti. Kalau tertawa di depan publik tanpa alasan yang jelas pasti bener-bener dibilang gila hahaha. Terus kalau menertawakan orang lain, jangan-jangan malah dapat bogem mentah, apalagi ada yang kadang sok jago dan suka ngadokang lengen gede. Tapi kalau menertawakan diri sendiri di ruang dan waktu yang tepat, nah itu sehat, bagian dari introspeksi diri. Itu adalah mental juara (winner) bukan pecundang (loser), yang hanya bisa menertawakan orang lain.
Nah kan jadi ngalor ngidul tulisannya. Sudah ada beberapa yang mau menulis. Buat yang sudah menulis, kebagian terima kasih, karena ada yangs aya baca pas on air. Pengen sekali saya membaca isi tulisan temen-temen yang lainnya yang sekarang banyak di luar negeri entah berisi pengalaman maupun curhat pribadi bagaimana tantangan dan rasanya merantau di negeri orang dan jauh dari keluarga atau informasi lain seputar krama Bali di luar negeri. Biasanya ada banyak yang punya cerita soal long distance relationship atau hubungan jarak jauh. sapa coba? ada yang berani cerita ga hehehe. Dari yang serius, sampai yang santai termasuk yang lucu-lucu. Ayo sapa menyusul menulis berikutnya? Puisi, cerpen, atau malah surat cinta secara terbuka hahaha....
eniwei, tulisan ini adalah tulisan yang berawal dari rasa iseng dan kangen melihat blognya gitabali kesepian, seperti judulnya yang mengutip pesan leluhur, "Iseng-isengan manyurat" [nanging sekare ke Widhi]. Pesan inspiratif yang juga mengingatkan kita untuk selalu eling dengan jati diri sejati dan tanggung jawab moral terhadap apa yang disamapaikan. Tulisan juga adalah bukti otentik sejarah hidup dari sebuah titik kehidupan tertentu, karena itu pula perlu dijaga otentisitas/keaslian dari tulisan seperti apa adanya. Ngiring sareng-sareng melajah....
nb. nika manten dumun, mau makan siang hehehe
Ga usah tegang-tegang buat membaca tulisan ini, apalagi jidat sampai mengkerut buat menulis sesuatu di bognya gitabali.com atau malah ada yang gengsi nanti diejek sama yang lain isi tulisannya. Santai saja, biasanya penonton lebih pintar dari pemainnya. Jadi ga usah diambil hati. "Write as it is", begitu nasehat seorang sahabat suatu saat ketika saya mau belajar menulis sesuatu. Maklum setelah beberapa kali menulis, sering ga jadi-jadi alias gagal total. Penyebabnya? Saya terlalu serius dan terlalu banyak uneg-uneg berseliweran di otak yang ujung-ujungnya mengalami distorsi di kepala sendiri.
Dengan menuliskan sedikit tentang ajakan menulis, saya tekankan dan katakan hal yang sama seperti apa yang dikatakan Robin Sharma, "I'm not a Guru". Yup, saya ga bermaksud mengajari bagaimana cara menulis, karena saya bukan guru, tapi lagi belajar menulis. Makanya kalau ada yang mau ikut, ayo belajar bareng biar saya ga sendirian hehehe.... Sambil nulis, blognya Gitabali juga ga kesepian. "Ikut belajar satu pak Made", itu yang saya barusan bilang sama pak Made Adnyana, seorang wartawan dan pendiri BM2 (Bali Music Magazine) juga dosen yang mengajar "Teknik Public Relations, advertising dan Jurnalistik" di sebuah kampus di Bali.
Kalau saya menulis baik di blog pribadi yang dipublikasi maupun di buku pribadi (dimana isinya hanya saya saja yg boleh tahu hahaha), tujuannya sederhana: ingin berbagi pengalaman dan cerita hidup sekaligus sebagai introspeksi diri. Bayangkan saat diri mencak-mencak dan marah besar, ingin ngelabrak orang, lagi bijaksana atau lagi senang atau pas ketemu orang yang dicintai, ditulis seperti apa apa adanya (as it is). Kemudian saat tenang dan ada waktu beberapa hari/minggu kemudian kita baca ulang. Buat saya, itu adalah sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan. Bisa bikin geleng-geleng kepala dan kadang tertawa sendiri. Gila??? Tertawa pada diri sendiri memberi pelajaran berharga buat saya yakni ga ada yang disakiti. Kalau tertawa di depan publik tanpa alasan yang jelas pasti bener-bener dibilang gila hahaha. Terus kalau menertawakan orang lain, jangan-jangan malah dapat bogem mentah, apalagi ada yang kadang sok jago dan suka ngadokang lengen gede. Tapi kalau menertawakan diri sendiri di ruang dan waktu yang tepat, nah itu sehat, bagian dari introspeksi diri. Itu adalah mental juara (winner) bukan pecundang (loser), yang hanya bisa menertawakan orang lain.
Nah kan jadi ngalor ngidul tulisannya. Sudah ada beberapa yang mau menulis. Buat yang sudah menulis, kebagian terima kasih, karena ada yangs aya baca pas on air. Pengen sekali saya membaca isi tulisan temen-temen yang lainnya yang sekarang banyak di luar negeri entah berisi pengalaman maupun curhat pribadi bagaimana tantangan dan rasanya merantau di negeri orang dan jauh dari keluarga atau informasi lain seputar krama Bali di luar negeri. Biasanya ada banyak yang punya cerita soal long distance relationship atau hubungan jarak jauh. sapa coba? ada yang berani cerita ga hehehe. Dari yang serius, sampai yang santai termasuk yang lucu-lucu. Ayo sapa menyusul menulis berikutnya? Puisi, cerpen, atau malah surat cinta secara terbuka hahaha....
eniwei, tulisan ini adalah tulisan yang berawal dari rasa iseng dan kangen melihat blognya gitabali kesepian, seperti judulnya yang mengutip pesan leluhur, "Iseng-isengan manyurat" [nanging sekare ke Widhi]. Pesan inspiratif yang juga mengingatkan kita untuk selalu eling dengan jati diri sejati dan tanggung jawab moral terhadap apa yang disamapaikan. Tulisan juga adalah bukti otentik sejarah hidup dari sebuah titik kehidupan tertentu, karena itu pula perlu dijaga otentisitas/keaslian dari tulisan seperti apa adanya. Ngiring sareng-sareng melajah....
nb. nika manten dumun, mau makan siang hehehe
- Tut Nata's blog
- Login or register to post comments
Gitabali Top Ten Request
Minggu ke 4 Bulan Agustus 2010
1. Tresna di Hati - DJ De Budhi
2. Trisna - Astina
3. Alih Tiang Mulih - Gek Diah&Dek Ama
4. Baju Anyar - Dek Ulik
5. Mamitra - D Ubud Band
6. Sampunang Adi Takut - Alin
7. Tresna Sujati - Elly S
8. Bulan di Ibaraki - Shandika & Oka Triani
9. Gelas di Lemari - Ray Peni
10. Meme - Badeng
Posted by Admin 22/08/2010
1. Tresna di Hati - DJ De Budhi
2. Trisna - Astina
3. Alih Tiang Mulih - Gek Diah&Dek Ama
4. Baju Anyar - Dek Ulik
5. Mamitra - D Ubud Band
6. Sampunang Adi Takut - Alin
7. Tresna Sujati - Elly S
8. Bulan di Ibaraki - Shandika & Oka Triani
9. Gelas di Lemari - Ray Peni
10. Meme - Badeng
Posted by Admin 22/08/2010





ngiringgg.......
Iseng usil
Saking iseng,irage dados ketagihan
waktu lihat pinggulmu karna iseng,dan aku menggodamu karna iseng,aku cubit pipi karna iseng.ahahahahhahah niki lirik lagu tahun dodol.waspadalah.....dengan kata-kata(ISENG),Bli tut nata sampunang iseng" ngalih tunangan,mangkit iseng" ..nyakitang bangkiang..chichichichichi.rahtut masi sampunang iseng" dados raja shibuya,mangkin iseng" shiyuyu benjol basang ne.,wapekakakakkaka.Ampurayang tyang iseng" niki.,sampunang sungsut ring manah,niki wantah kekedekan.,wapekakakakakakak
Ulian belog...
Guru dan murid
Maksde segh ngetik kene: tyang boya je ngajahin bebek ngelangi, ngentungang uyah kepasi/nasikin segara, taler mangda ten tyang kesengguh sekadi petapan sebateh.
milu sik me belog belogan
yen iseng iseng
ne anggon mekedekan,, bareng2 yuuukkk nulis di blog's di'' GITABALI.com''
Dengan menyunting ucapan
Dengan menyunting ucapan Robin Sharma, as he said "I'm not a Guru" Akan menggugah keingin tahuan /tanda tanya yang detail, "Who are You?" I may guess you are more then just a GURU. I could say you are actually a Master....hehehehe. Am i not right? hahahha.............
Suksema
iseng-iseng ngalih tunangan
Hahaaa ini baru tulisan yg iseng tp enak dbaca..kadang dari keisengan melakukan sesuatu bisa menjadi hal yang menarik utk disimak. Malah ..hal yang terlalu serius kita lakukan menjadikan otak mumet alias pengeng. Ane ngae ...pengeng, ane mace mase pengeng hahaaaaa...kalo sdh iseng, yaa santai, yaaa...enjoy aja, yaaa...asik-asik aja kt lakukan. have fun...keto kone, hahaaaa...
Banyak ke isengan bisa menghasilkan sesuatu yg tidak bisa kita harapkan sebelumnya. Mau contoh? Tapi iseng yg ini harus yang normal yaa..Yaah pokoknya masih dalam hal yg wajar-wajar saja.. Bagaimana kalau kita ambil contoh iseng-iseng ngalih tunangan atau iseng godain ceweq...Naaah pas kan?
Tentunya yang merasa menjadi laki-laki atau yang merasa muda alias bujang, cocok nii... dan buat Tut Nata kayaknya paling cocok untuk itu. heheee...coba Tut...iseng-iseng ngalih tunangan, cihuiiiiii. kapah-kapah dadi mulang pancing, nyen nawang maan be (ikan). Mumpung nu truna... Kan di dunia maya ini.sangat luas bisa diungkapkan hal-hal yang bernuansa iseng...coba aja
Ngiring sareng-sareng masikian ring gitabali.com
salam sayang buat ne jegeg-jegeg..(nehh kan iseng..hahaaaaa)