OM Swastyastu Semeton Gitabaliners,
Untuk bisa mengakses fitur chatroom, upload blog dan profile pribadi serta banyak fitur lainnya selain streaming musik-musik Bali, Semeton Gitabaliners dimohon untuk melakukan Registrasi atau Login terlebih dahulu.
Suksma.
Om Santih Santih Santih Om

Dear Gitabaliners,
Untuk mendengarkan streaming radio Gitabali.com,
silakan gunakan salah satu player di bawah:
 listen with Winamplisten with Winamplisten with Real Player
Itunes Winamp Real Player  VLC
Dengan streaming stereo, Khusus bagi yang menggunakan Windows Media Player, silahkan install plugin tambahan:

Menerima kesepian diri kita

Salah satu bagian tersulit menjadi manusia adalah rasa kesepian. Saya teringat pada Anita Roddick, pendiri body shop. Wanita ini pernah berkata bahwa kesepian adalah salah satu penyakit terbesar di bumi. Saya kira dia benar. Kesepian menjadi subjek yang jarang dibicarakan orang karena enggan. Ada stigma yang terikat padanya, seperti penyakit. Kesepian ibaratnya suatu kegagalan. Kesepian menunjukkan ketidakmampuan diri kita karena menjalani hidup tanpa dihadiri orang-orang yang menarik atau ketidakmampuan memanfaatkan waktu dengan baik. Tetapi, kita kurang memahami bahwa kesepian tidak ada hubungannya dengan apakah kita memiliki kekasih atau berapa banyak teman yang kita miliki. Ada kalangan yang menyebutkan jenis kesepian terburuk adalah ketika kita berada dalam jalinan hubungan yang intim, atau memiliki  banyak teman tapi tetap merasa terisolasi atau terpisah dari mereka. Sebenarnya memiliki peluang untuk berkoneksi kadang kala  bisa menambah perasaan kesepian.

 

Banyak orang mencoba menyembunyikan perasaan kesepian dengan menyibukkan diri, bergerak cepat, banyak berkumpul dengan kenalan untuk menghinadari munculnya perasaan  itu. Ada perbedaan besar antara sendiri dan kesepian. Sendiri bisa merupakan suatu hal yang menyenangkan dan bebas, memungkinkan terjalinnya keintiman dengan diri sendiri. Kesepian merupakan pengalaman terburuk. Kita terkurung dengan penjara yang kita buat sendiri, tanpa tahu bagaimana mendobraknya. Kita merasa sia-sia dan putus asa. Ketika merasa kesepian, saya juga merasa berada pada tingkatan untuk menyerang diri sendiri. Ada sesuatu yang salah dalam diri dan kesepian membuktikan bhawa saya telah gagal. ” Bila saya  benar-benar sukses, saya tidak akan merasa kesepian, berarti saya telah gagal ”. Kesepian adalah perasaan yang menakutkan. Tetapi dengan menilai seperti itu, kita malah semakin merasa kesakitan. Kita semakin jauh terseret dalam hidup yang keras dan tiada arti.

 

Namun saya akhirnya dapat memahami bahwa kesepian adalah tempat paling mandiri yang bisa kita peroleh, sebuah tempat yang dilahirkan karena kekurangan koneksi dengan jiwa dan ketiadaan hubungan dengan orang-orang di sekitar kita. Itu adalah salah satu kemenangan terbesar dari ego kita. ” Tuhan tidak ada, anda telah ditinggalkan, jalinan hubungan tidak berjalan lancar, dan cinta itu tidak nyata, semuanya sudah mati”, demikian pikiran yang kerap membisiki kita.  Dibutuhkan keberanian besar untuk mengunjungi tempat pembuangan ini di dalam diri kita, tempat kita merasa begitu tidak ada hubungannya dengan dunia luar. Tetapi, sekalipun kita merasa sendiri, kita tidak pernah disia-siakan. Dalam tradisi Buddha, ada Bodhisattva yang tujuannya adalah duduk di neraka hingga semua jiwa dibebaskan dari neraka. Neraka kesepian bukanlah suatu hukuman. Tetapi, sebuah tempat dalam pikiran kita, ilusi ego kita lainnya. Kita semua pernah mengalaminya.

Namun ada banyak cara melaluinya, berikut beberapa gagasan untuk mengatasinya.

 

Penerimaan – Saat kita merasa kesepian, kita cenderung untuk menarik diri dan tidak mau memberitahu orang lain karena merasa malu. Jangan menilai kesepian sebagai pengobatan. Ketika kita menghadapinya dengan sedikit perlawanan, kesepian akan melemah, tetapi ketika melawannya dengan sekuat tenaga, kesepian justru semakin kuat. ” saya merasa kesepian”, tanpa merasa malu atau membela diri, dan tanpa menuntut agar orang lain memperbaiki anda, itu merupakan kekuatan sehingga dinding penghalang dapat dibongkar. Ketika saya jujur dan berbagi perasaan dengan orang lain, tiba-tiba saya merasakan lebih bisa berhubungan dengan orang lain dan tidak terlalu kesepian. Kita dapat dengan mudahnya menilai diri sendiri dan ragu apakah orang lain ingin mendengar perasaan tidak bahagia ini. Padahal selalu saja ada orang yang mau menerima kita lebih daripada kita menerima diri sendiri.

 

Jujur tentang apa yang anda rasakan di balik kesepian – Di dasar kesepian kerap ada emosi lain seperti rasa marah, murka, sakit hati, bersalah, atau sedih. Karena kita tidak mau berbagi emosi itu,  kita memutuskan hubungan dengan diri sendiri. Bersikaplah jujur terhadap diri sendiri tentang apa yang anda rasakan  di balik kesepian. Butuh keberanian untuk merasakan emosi itu seutuhnya. Bagikanlah emosi yang anda alami dengan orang lain sehingga bisa tercipta hubungan.

 

Mengenal agenda anda yang paling dalam – Ego menginginkan agar kita tetap terpisah. Kesepian memang menyakitkan, tetapi ini dapat menutupi sesuatu yang bahkan lebih menakutkan. Bersedialah untuk mengakui bahwa jauh di dalam rasa kesepian, kita kerap berkeinginan untuk tetap terpisah. Kita mencoba untuk membuktikan sesuatu kepada seseorang. Di alam bawah sadar, di luar kesadaran, kita kerap mencoba membalas dendam terhadap orang lain. Mereka tidak melakukan sesuatu dengan layak dan kesepian kita adalah pembalasan diri. Tanyakan pada diri sendiri: kesepian yang anda rasakan ini adalah pesan yang anda tujukan pada siapa?? Siapa yang salah??

 

Mengenal rasa takut anda yang lebih dalam untuk bergabung – Bila kita jujur, ada bagian dari diri yang lebih suka duduk sendiri, alih-alih menghadapi ketakutan untuk sungguh-sungguh mencintai, dicintai, dan disertakan. Apakah anda pikir cinta atau rasa takut menciptakan kesepian??? Kesepian pada intinya adalah salah satu jalan paling sukses yang dimiliki ego untuk tidak mau bergabung. Itu adalah rasa takut kita untuk menjalin hubungan pada tingkat paling menyakitkan. Kita tidak dipisahkan dari segala hal baik, bahkan surga, kecuali di dalam alam pikiran kita sendiri. Ingat bahwa cinta pada prinsipnya adalah memberikan semua untuk semua, jadi pikirkan tentang bagaimana Anda melarang diri sendiri dari hal-hal baik yang anda pikirkan.

Jalan spiritual kita bukanlah tentang menghindari kesepian, atau berputus asa atas kesepian itu. Juga bukanlah tentang pikiran bahwa kesepian itu membuat kita istimewa atau mulia. Tetapi tentang menghadapi pengalaman itu dan ilusi kesepian dan mengakui bahwa itu hanyalah permainan ego untuk menyembunyikan cinta dari kita.

 

 

Sumber : ” Kekuatan tanpa batas” – Nick Williams

 

 

semeton GB-ners

Semeton GB-ners ngiring menulis dan mengucapkan salam "OM SWASTIASTU" dan "OM SANTI SANTI SANTI OM" dengan kalimat yang lengkap Bukan OSA dan OSSSO,Suksma "SETIAP KATA MEMILIKI MAKNA"

NGIRING MEDANA PUNIA


Photobucket            securedownload

Photobucket          Photobucket

Penggemar GitaBali yang terhormat, apabila berkeinginan berdana punia / memberi donasi silakan Download PROPOSAL KERJASAMA MELALUI DANA PUNIA , Semoga dapat memberikan penjelasan. Secara singkat Gitabali menyediakan tempat iklan sebagai tanda terima kasih atas dukungannya. Silahkan hubungi Dj Gitabali terdekat atau email ring info@gitabali.com

* Ukuran banner  200 x 50 pixel dibuat oleh admin

Gitabali Top Ten Request

Minggu ke 2 bulan Juni 2011

 1. Piling Sayangang - Ary Kencana
 2. Satya - Dek Ulik
 3. Kenangan di Nusa Dua - galuh Bilen
 4. Sampunang Adi Takut - Alin
 5. Selat Segara - Bayu Kresna
 6. Tresna Di Hati - DJ  de Budhi
 7. 100% BTA - XXX
 8. Ayu Puspa Dewi - Ngah Apet's
 9. Tresna Kanti Pawah - Dek Ulik
10.Nyelimurang Hati - Eka Jaya

Updated by Admin